Harga Jasa Bore Pile Proyek 2026 – Estimasi & Faktor

Terakhir diperbarui: Januari 2026

⚠️ Disclaimer: Harga di halaman ini adalah estimasi berdasarkan kondisi pasar 2026. Harga final harus dikonfirmasi lewat survey lokasi dan penawaran resmi. Harga dapat berubah sesuai kondisi tanah, akses, dan volume pekerjaan.

Harga jasa bore pile proyek 2026 bervariasi tergantung diameter, kedalaman tanah keras, jumlah titik, dan kondisi lapangan. Untuk proyek skala menengah-besar, biasanya ada diskon volume 5-15% dari harga normal.

Kisaran umum harga jasa bore pile proyek per meter pada 2026: Rp 145.000 – Rp 400.000 per meter untuk diameter 30-80 cm. Untuk per titik, kisaran Rp 750.000 – Rp 8.000.000 tergantung diameter dan kedalaman.

Halaman ini membahas estimasi harga jasa bore pile proyek: range per meter dan per titik, faktor penentu harga, diskon volume, biaya tersembunyi, dan cara membandingkan penawaran multi-vendor.

Untuk konteks teknis tentang pelaksanaan bore pile proyek, halaman jasa bore pile proyek membahas aspek manajerial dan spesifikasi teknis.

1. Berapa Kisaran Harga Jasa Bore Pile Proyek 2026?

Kisaran harga jasa bore pile proyek pada 2026 umumnya Rp 145.000 – Rp 400.000 per meter, tergantung diameter lubang. Untuk per titik, kisaran Rp 750.000 – Rp 8.000.000 tergantung diameter dan kedalaman. Harga ini adalah estimasi awal sebelum survey lokasi dan penawaran resmi.

Untuk proyek skala menengah-besar (20+ titik), biasanya ada diskon volume 5-15% dari harga normal. Diskon ini diberikan karena efisiensi mobilisasi mesin, pengadaan material dalam jumlah besar, dan pengurangan waktu setup per titik. Untuk proyek dengan nilai di atas 500 juta rupiah, diskon bisa mencapai 15-20%.

💰 Range Harga Umum 2026 (per meter):

  • Diameter 30 cm: Rp 145.000 – Rp 175.000/m
  • Diameter 40 cm: Rp 180.000 – Rp 220.000/m
  • Diameter 50 cm: Rp 220.000 – Rp 260.000/m
  • Diameter 60 cm: Rp 260.000 – Rp 320.000/m
  • Diameter 80 cm: Rp 340.000 – Rp 400.000/m

Catatan: Harga di atas untuk pekerjaan bor pile standar (tidak termasuk mob/demob, dokumentasi, QC).

Insight praktik: Yang sering luput dari perhitungan klien — harga per meter murah belum tentu total lebih murah. Ada penyedia jasa yang mematok harga per meter rendah tapi menaikkan biaya mob/demob atau biaya dokumentasi. Untuk proyek skala menengah-besar, total biaya proyek biasanya 15-25% lebih tinggi dari harga per meter × volume, karena ada biaya tambahan: mob/demob, casing, matabor, dokumentasi, QC, dan overhead.

2. Bagaimana Tabel Harga Bore Pile Proyek per Diameter?

Tabel harga bore pile proyek per diameter memudahkan estimasi biaya awal. Untuk proyek besar, biasanya harga per meter untuk diameter besar justru lebih efisien per satuan volume dibanding diameter kecil.

Diameter (cm) Harga Range/m Volume Pengeboran/m Harga per m³ Beton
30Rp 145.000 – 175.0000,071 m³Rp 2.042.000 – 2.465.000
40Rp 180.000 – 220.0000,126 m³Rp 1.429.000 – 1.746.000
50Rp 220.000 – 260.0000,196 m³Rp 1.122.000 – 1.327.000
60Rp 260.000 – 320.0000,283 m³Rp 919.000 – 1.131.000
80Rp 340.000 – 400.0000,503 m³Rp 676.000 – 795.000

Perhatikan kolom "Harga per m³ Beton" — semakin besar diameter, semakin efisien harga per satuan volume. Untuk proyek dengan volume besar, diameter 60-80 cm biasanya lebih ekonomis per satuan volume dibanding diameter 30-40 cm.

3. Bagaimana Tabel Harga Bore Pile Proyek per Titik?

Untuk proyek dengan spesifikasi per titik, harga biasanya dipatok per titik dengan asumsi kedalaman standar. Harga per titik lebih mudah dibandingkan antar vendor, tapi kurang fleksibel kalau kedalaman aktual berbeda dari asumsi.

Diameter Kedalaman Harga per Titik Setara per Meter
30 cm6-8 mRp 1.000.000 – 1.500.000Rp 145.000 – 187.500
40 cm8-10 mRp 1.800.000 – 2.500.000Rp 200.000 – 250.000
50 cm10-12 mRp 2.500.000 – 3.500.000Rp 230.000 – 291.000
60 cm12-15 mRp 3.500.000 – 5.000.000Rp 260.000 – 333.000
80 cm15-20 mRp 5.500.000 – 8.000.000Rp 340.000 – 400.000

Harga per titik biasanya sudah termasuk pekerjaan lengkap (bor, tulangan, cor) tapi TIDAK termasuk mob/demob mesin dan dokumentasi. Untuk proyek dengan 20+ titik, biasanya diberikan diskon volume 5-15%.

4. Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Harga Bore Pile Proyek?

Harga jasa bore pile proyek dipengaruhi oleh faktor teknis, kondisi lapangan, dan faktor manajerial. Untuk proyek skala menengah-besar, faktor manajerial dan risiko sering menjadi penentu utama selain faktor teknis.

Faktor Teknis — Diameter dan Kedalaman

Diameter dan kedalaman adalah dua faktor paling dominan. Setiap kenaikan diameter 10 cm menambah biaya 25-35% per meter. Setiap tambahan 5 meter kedalaman menambah biaya 20-30% per meter karena volume beton lebih banyak dan waktu kerja lebih lama.

Faktor Lingkungan — Kondisi Tanah dan Akses

Kondisi tanah menentukan metode pengeboran: tanah lempung keras lebih cepat, tanah berpasir butuh casing, dan tanah berbatu butuh mata bor khusus (biaya ekstra). Akses lokasi juga penting — gang sempit < 2 meter biasanya menambah biaya 15-25% karena keterbatasan mesin dan mobilisasi manual.

Faktor Manajerial — Volume, Durasi, dan Sistem Pembayaran

Untuk proyek besar, volume menentukan diskon. Durasi menentukan biaya mob/demob dan overhead. Sistem pembayaran (termin dengan retensi) juga mempengaruhi harga total karena penyedia jasa menanggung biaya modal kerja selama proyek berlangsung.

Insight praktik: Yang sering luput dari perhitungan klien — untuk proyek skala menengah-besar, faktor risiko proyek sering tidak masuk penawaran awal. Risiko seperti: (1) kedalaman tanah keras lebih dalam dari estimasi, (2) kenaikan harga material > 10%, (3) akses yang ternyata lebih sempit, (4) cuaca ekstrem. Pastikan kontrak memuat klausul penyesuaian untuk risiko-risiko ini agar tidak ada biaya kejutan di tengah proyek.

5. Bagaimana Ilustrasi Perhitungan Harga Bore Pile Proyek?

⚠️ Ilustrasi — bukan studi kasus nyata:

Bayangkan proyek gedung 5 lantai di Jakarta Selatan dengan 35 titik diameter 60 cm kedalaman 22 meter. Tim pondasi bor menawarkan harga Rp 280.000 per meter untuk volume pekerjaan ini (dengan diskon volume). Total volume: 35 titik × 22 meter = 770 meter.

Perhitungan dasar: 770 m × Rp 280.000 = Rp 215.600.000 (pekerjaan bor pile).

Biaya tambahan yang sering luput:

  • Mob/demob mesin: Rp 10-15 juta
  • Dokumentasi & QC (3%): Rp 6,5 juta
  • Contingency (buffer kenaikan material / kedalaman): Rp 10-20 juta
  • Total estimasi proyek: Rp 242-257 juta

Insight praktik: Yang sering luput dari perhitungan klien — harga per meter × volume BUKAN total biaya proyek. Biaya tambahan 10-20% (mob/demob, dokumentasi, contingency) sering tidak masuk penawaran awal. Klien yang tidak menyiapkan buffer bisa terkejut dengan biaya akhir 15-25% lebih tinggi dari perkiraan awal.

Klien sering bertanya: "Bisa lebih murah kalau volume segini?" Jawabannya bisa — dengan negosiasi diskon volume (5-15%) atau pengurangan lingkup (dokumentasi minimal, QC hanya pada 10% titik). Tapi jangan kompromi pada mutu beton dan spesifikasi struktural.

6. Apakah Ada Diskon Volume untuk Proyek Besar?

Ya, penyedia jasa bore pile umumnya memberikan diskon volume untuk proyek besar. Diskon ini diberikan karena efisiensi mobilisasi mesin, pengadaan material dalam jumlah besar, dan pengurangan waktu setup per titik.

Volume Pekerjaan Diskon Umum Catatan
< 100 meter0% (harga normal)Minimum order biasanya 50-100 m
100-300 meter3-5%Diskon standar untuk proyek kecil-menengah
300-500 meter5-10%Diskon untuk proyek menengah-besar
500-1.000 meter10-15%Proyek besar, biasanya negosiasi khusus
> 1.000 meter15-20%Proyek sangat besar, kontrak jangka panjang

Insight praktik: Yang sering luput dari perhitungan klien — diskon volume sebaiknya tetrulis di kontrak, bukan hanya janji lisan. Pastikan juga diskon tidak mengurangi spesifikasi teknis (diameter, kedalaman, mutu beton). Untuk proyek dengan nilai di atas 500 juta rupiah, pertimbangkan negosiasi diskon dengan komitmen jangka panjang (misalnya, semua proyek berikutnya menggunakan penyedia jasa yang sama).

7. Bagaimana Cara Membandingkan Penawaran Multi-Vendor?

Membandingkan penawaran harga bore pile proyek memerlukan pendekatan menyeluruh, bukan hanya melihat angka terbesar. Untuk proyek skala menengah-besar, kesalahan memilih vendor bisa berujung biaya tambahan atau kualitas pekerjaan yang tidak memadai.

Bagaimana Menyusun Perbandingan Penawaran?

Buat tabel perbandingan dengan kolom: harga per meter, harga total, lingkup pekerjaan (mob/demob, casing, dokumentasi, QC), sistem termin pembayaran, dan klausul penyesuaian harga. Jangan bandingkan hanya harga total — bandingkan nilai per rupiah yang dikeluarkan.

Apa Saja Poin yang Harus Diklarifikasi?

Tanyakan secara tertulis: (1) apakah harga termasuk mob/demob, (2) apakah termasuk casing temporary, (3) berapa biaya penggantian matabor jika kena batu, (4) apakah termasuk dokumentasi as-built, (5) berapa contingency yang disepakati untuk kenaikan material, (6) apa garansi pekerjaan.

Bagaimana Menghindari Jebakan Harga Murah?

Harga murah sering menyembunyikan tiga hal: (1) lingkup lebih sempit (tidak termasuk QC atau dokumentasi), (2) kualitas material lebih rendah (beton mutu K-250 padahal spesifikasi K-300), (3) biaya tambahan besar (klausul kenaikan material tanpa batas). Untuk proyek besar, pilih vendor dengan penawaran transparan meskipun harga sedikit lebih tinggi.

Insight praktik: Yang sering luput dari perhitungan klien — vendor terbaik bukan yang paling murah, tapi yang paling transparan. Vendor yang menjelaskan biaya tambahan di depan biasanya lebih dapat diandalkan. Vendor yang menawarkan "harga all-in" tanpa rincian sering menambahkan biaya di tengah proyek. Untuk proyek dengan nilai signifikan, lakukan due diligence: minta referensi kontak klien sebelumnya, cek legalitas perusahaan, dan verifikasi portofolio.

8. Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa kisaran harga jasa bore pile proyek per meter 2026?

Kisaran harga jasa bore pile proyek per meter pada 2026 umumnya Rp 145.000 - Rp 400.000 per meter untuk diameter 30-80 cm. Untuk proyek skala menengah-besar (20+ titik), biasanya ada diskon volume 5-15% dari harga normal. Harga aktual dipengaruhi kondisi tanah, akses lokasi, dan kedalaman tanah keras.

Apa saja faktor yang paling mempengaruhi harga bore pile proyek?

Faktor utama: diameter lubang (30-80 cm), kedalaman tanah keras (10-25 meter), kondisi tanah (lempung, pasir, berbatu), akses lokasi (gang sempit naik 15-25%), jumlah titik (volume besar dapat diskon), dan koordinasi dengan pengawas. Untuk proyek menengah, biasanya juga termasuk biaya mob/demob, dokumentasi, dan QC 3-5% dari nilai pekerjaan.

Apa saja biaya tersembunyi dalam pekerjaan bore pile proyek?

Biaya tersembunyi sering tidak masuk penawaran awal: mobilisasi/demobilisasi mesin (5-15 juta), casing temporary untuk tanah lunak, matabor pengganti jika kena batu, overtime pekerjaan malam, dan buffer kenaikan material jika >10%. Untuk proyek besar, biaya-biaya ini bisa menambah 10-20% dari penawaran awal. Pastikan diklarifikasi di kontrak.

Apakah ada diskon untuk proyek bore pile dengan volume besar?

Ya, penyedia jasa bore pile biasanya memberikan diskon volume untuk proyek dengan 20+ titik atau volume di atas 500 meter. Diskon umum 5-15% dari harga normal, tergantung negosiasi dan kompleksitas proyek. Untuk proyek dengan nilai di atas 500 juta, diskon bisa mencapai 15-20%. Pastikan diskon tertulis di kontrak dan tidak mengurangi spesifikasi teknis.

Bagaimana cara membandingkan penawaran harga dari beberapa penyedia bore pile?

Bandingkan penawaran berdasarkan lingkup pekerjaan, bukan hanya harga total. Periksa: (1) apakah termasuk mob/demob, (2) apakah termasuk casing dan matabor, (3) apakah termasuk dokumentasi & QC, (4) sistem termin pembayaran, (5) klausul kenaikan material, (6) garansi pekerjaan. Penawaran lebih murah sering berarti lingkup lebih sempit dan biaya tambahan di kemudian hari.

9. Tidak Dibahas

Topik berikut dibahas di halaman terpisah untuk kedalaman yang lebih spesifik:

Dapatkan Penawaran Harga Bore Pile Proyek

Tanya tim kami untuk penawaran resmi — survey lokasi gratis, estimasi volume transparan, dan diskon volume untuk proyek 20+ titik.

💬 Dapatkan Penawaran Harga Sekarang
Referensi eksternal: